Setelah gempa di daerah tasikmalaya dan sekitarnya,
saya sering menonton berita, hingga hari ke4 setelah bencana masih banyak korban bencana yang belum tersentuh bantuan dan belum menerima bantuan sm sekali, tak jarang mereka kelaparan dan terjangkit berbagai penyakit di tenda pemungsian mereka.
Karena rasa penasaran saya, koq bisa ampe begitu lamban dan tidak meratanya bantuan lalu Saya mencari tau berapakah anggaran APBN untuk penanggulangan bencana..
Sungguh mengejutkan..
ternyata hanya 300 M untuk seluruh Indonesia..!!
http://www.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=61336
Karena masih penasaran saya mencari tau, berapakah biaya yang digunakan anggota DPR untuk kunjungan mereka ke luar negri..
Ternyata untuk tahun 2009 saja DPR sudah mengalokasikan dana 2.21 Triliyun!!
http://www.detiknews.com/read/2009/01/10/145823/1066162/10/ngabalin-bantah-budget-studi-banding-tak-realistis
Dahsyat sekali..
itu hanya untuk studi banding (?) keluar negri saja..
belum lagi anggaran mobil dinas, tunjangan ini lah, tunjangan itu lah..
Pantas saja orang berebut untuk jadi anggota DPR.
Bayangkan, untuk sekedar studi banding saja menghabiskan 2.21 Triliyun.
Padahal kita semua sangat merasakan, tidak ada manfaat yang kita dapatkan ketika wakil rakyat itu studi banding keluar negri.
Dan lagi, masih hangat2nya kasus bank century yang dapat talangan uang rakyat sebanyak 6,7 Triliyun...!!!
http://www.kompas.com/read/xml/2009/09/04/12453597/jika.diungkap.kasus.century.bisa.melebar.ke.mana-mana
buat apa coba menalangi Bank, dan kini pemilik bank tersebut kabur bersama uang rakyat itu, ini mirip seperti kasus BLBI.
Apa yang dilakukan dan dipikirkan Penjabat BI dan Menkeu pada saat itu??
Mereka sekumpulan orang-orang pintar, tidak mungkin rasanya begitu gampangnya terkecoh.
tidak mungkin mereka tidak tau tindak tanduk yang akan dilakukan pemilik itu.
buat apa di pinjami uang rakyat sebanyak itu??
Lalu kenapa uang sebesar itu dipinjamkan untuk bank yang tidak sehat??
Padahal masih banyak Anak2 Bangsa yang kelaparan dan kekurangan gizi, masih banyak petani yang butuh subsidi pupuk, mahasiswa yang berjuang keras karena biaya kulia yang semakin mahal sejak adanya UU BHP, jutaan orang yang belum bekerja.
Untuk penanggulangan bencana hanya 300M untuk seluruh Indonesia!!
Pantas saja Depsos selaku instansi terkait terkesan lamban dan tidak siap menghadapi bencana.
Bayangkan, Indonesia butuh lagi Ratusan Ambulans untuk setiap kecamatan, Indonesia butuh lagi ratusan mobil pemadam kebakaran untuk setiap kecamatan, Indonesia masih butuh ratusan Alat berat untuk setiap kota/Kabupaten, Indonesia butuh uang untuk pembelian canggih untuk peringatan dini untuk bencana alam.
Beda sekali perlakuan pemerintah dengan penjabat dengan rakyat kecil,
ini hanyalah sebagian kecil potret Pemerintah Negara kita di tahun 2009 ini.
Masih banyak lagi dana2 siluman yang lari entah kemana..
Bangsa kita bangsa yang kaya, Tanah subur, Lautan kaya.
Hasil tambang yang beraneka ragam dan berlimpah..
tapi kenapa masih banyak orang yang kekurangan disini.
Mungkin karena hati nurani para pemimpin kita yang entah kemana.
Tak heran bangsa ini makin terpuruk dengan hutang2 yang membelenggu.
Semoga pada pemilu 2009 lalu kita tidak salah memilih pemimpin.
:(
Jumat, 05 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar